SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan reletak sementara bagi para pedagang korban kebakaran Pasar Kanjengan agar aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatbakal para pedagang bakal dipindahkan ke gedung baru Pasar Kanjengan sebagai letak sementara untuk berjualan.
“Kami siapkan tempat di Pasar Kanjengan gedung baru. Mereka bisa tempati untuk sementara agar tetap bisa berjualan,” kata Aniceto, Kamis (30/4/2026).
Selain itu, Pemkot Semarang juga membuka opsi reletak di sejumlah titik lain di area Pasar Johar hingga Pasar Tanjungkarang.
Sebelumnya, kebakaran dahsyat melkamu Pasar Kanjengan nan berada di belakang kompleks Pasar Johar, Kota Semarang, Rabu (29/4/2026) malam.
Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 22.57 WIB dan dengan sigap membesar hingga melahap ratusan gerai serta lapak pedagang.
Api membakar Blok F nan berada di Kelurahan Kauman, Keckajian Semarang Tengah. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan area perdagangan nan selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
Data sementara menyebut sebanyak 200 hingga 480 gerai dan toko terdampak, termasuk lapak pedagang kaki lima (PKL). Dugaan awal, api berasal dari lapak pasar buah alias tumpukan peti buah kosong di sisi utara pasar.
“Kami juga kaget, dapat info sekitar pukul 23.15 WIB bahwa Pasar Johar, khususnya Kanjengan Blok C, terjadi kebakaran,” ujar Aniceto.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang langsung mengerahkan lebih dari lima unit armada untuk memadamkan api. Proses pemadkondusif berjalan intensif hingga Kamis awal hari.
Petugas akhirnya sukses melokalisir api sehingga tidak merembet ke gedung lain di area pbudaya sekitar Pasar Johar.
Meski tidak ada korban jiwa, akibat ekonomi akibat kebakaran Pasar Kanjengan cukup besar. Ratusan pedagang kehilangan tempat upaya dan peralatan dagangan mereka. (*)
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·