SEMARANGUPDATE.COM – Meski posisi PSIS Semarang sudah aman, Mahesa Jenar dipastikan tidak bakal memberi jalan mudah bagi PSS Sleman pada laga terakhir Liga 2 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.
PSIS justru berpotensi menjadi penentu nasib Super Elja dalam pertandingan nan bnalar digelar di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) besok.
Jika PSS Sleman menang, mereka dipastikan promosi langsung ke kejuaraan Superleague musim depan.
Namun, Pelatih PSIS Semarang, Kas Hartadi menegaskan timnya tetap datang untuk memburu kemenangan dan tampil dengan kekuatan terbaik.
“Tetap kita main dengan kekuatan terbaik. Kita kudu main normal dan meraih nan terbaik,” ujar Kas Hartadi, Rabu (29/4/2026) kemarin.
PSIS Tak Mau Jadi Pelengkap
Walau sasaran memperkuat di kejuaraan sudah tercapai setelah laga memusuh Kendal Tornado FC, PSIS menolak tampil sekadar formalitas pada pertandingan pamungkas musim ini.
Kas Hartadi menyebut kondisi psikologis pemain sekarang lebih lepas, namun semangat bertanding tetap tinggi.
“Memang, dengan situasi saat ini, pemain lebih lepas, tapi kita tetap fight,” tegasnya.
Sikap itu menjadi sinyal bahwa PSIS tidak mau hanya menjadi pekomplit pesta promosi PSS Sleman.
Fokus Finishing dan Kekuatan Fisik
Dalam persiapan menuju laga krusial tersebut, skuad PSIS menggelar sesi latihan di Lapangan POJ City Semarang dengan materi peningkatan bentuk dan penyelesaian akhir.
“Untuk latihan hari ini, strength dan finishing saja. Programnya memang ke situ,” jelas Kas.
Materi tersebut menunjukkan PSIS tetap membidik hasil maksimal meski tidak lagi dibebani sasaran klasemen.
Dua Bek Absen, Beto Belum Fit
Meski berkeinginan tampil maksimal, PSIS kudu menghadapi hambatan komposisi pemain. Dua bek kiri, M Alwi dan Habil Akbar, dipastikan tidakhadir lantaran akumulasi kartu.
Tim pembimbing sekarang menyiapkan opsi pengganti, di antaranya Dani Sormin dan M Rio Saputro.
“Kita siapkan dulu, tinggal dua hari ini siapa nan paling cocok. Nanti kita lihat di latihan terakhir,” kata Kas.
Sementara itu, striker senior Alberto Goncalves juga belum dalam kondisi terbaik. Penyerang nan berkawan disapa Beto itu tetap menjalani pemulihan cedera otot paha dan baru berada di kisaran 80 persen kebugaran.
“Kondisi Beto tetap 80 persen, mudah-mudahan bisa 100 persen,” ungkapnya.
PSS Sleman Butuh Menang
Di kubu lawan, PSS Sleman diprediksi tampil habis-habisan lantaran kemenangan menjadi nilai meninggal untuk mengamankan tiket promosi langsung.
Kas Hartadi mengakui kualitas tim tuan rumah, namun menegaskan PSIS tetap datang untuk bersaing.
“Sleman tim bagus, tim papan atas. Mereka butuh menang, kita juga mau menang. Tapi tetap kita main normal dan berupaya maksimal,” tandasnya.
Laga ini dipastikan berjalan panas. Bagi PSS, ini duel hidup mati. Namun bagi PSIS Semarang, ini adalah kesempatan menunjukkan profesionalisme dan nilai diri hingga peluit akhir musim berbunyi. (*)
7 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·