SEMARANGUPDATE.COM – Sebuah mobil Daihatsu Xenia terbakar saat melintas di ruas Tol Semarang-Solo KM 421+500 arah Solo, wilayah Keckajian Tembalang, Kota Semarang, Senin (15/6/2026) sore.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut setelah petugas tol dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang bergerak sigap melakukan penanganan.
Direktur Utama Trans Marga Jateng, Prajudi, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.22 WIB.
Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, kendaraan minibus nan sedang melakukan perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta diduga mengalami gangguan pada sistem kelistrikan hingga memunculkan percikan api dari ruang mesin.
“Setibanya di KM 421+400 arah Solo, terjadi konsleting listrik nan menimbulkan percikan api. Kendaraan kemudian bergerak ke kanan dan berakhir di lajur dua serta bahu dalam jalan tol,” ujarnya.
Begitu menerima laporan, tim Mobile Customer Service Trans Marga Jateng langsung menuju letak untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.
Demi menjaga keselkajian pengguna jalan lainnya, lajur dua dan bahu dalam sempat ditutup sementara, disertai pengpatokan arus lampau lintas di sekitar titik kejadian.
Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.30 WIB.
Satu regu nan beranggotbakal enam personel segera diterjunkan ke letak dengan membawa armada pemadam beserta perlengkapan pendukung.
Setibanya di letak sekitar pukul 15.40 WIB, petugas langsung melakukan upaya pemadaman.
Setelah kobaran api sukses dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara alias titik api nan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kabid Ops Damkar Semarang Tantri Pradono menyebut proses penanganan berjalan kondusif dan selesai sekitar pukul 16.30 WIB.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu unit Daihatsu Xenia mengalami kerusbakal berat. Kerugian material diperkirbakal mencapai sekitar Rp100 juta.
Usai kendaraan dievakuasi dan area dibersihkan, arus lampau lintas di letak berangsur normal. Seluruh lajur tol kembali dapat digunbakal secara penuh mulai pukul 17.10 WIB.
Kasus tersebut sekarang ditangani oleh Patroli Jalan Raya (PJR) Banyumanik untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pengelola jalan tol mengimaroma pengguna jalan agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan, sebelum melakukan perjalanan jauh. (*)
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·