SEMARANGUPDATE.COM – Sekelompok mahasiswa Universitas Semarang (USM) bekerja sama dengan Panti Asuhan Nurussa’adah menggelar aktivitas edukasi bertema “Kekerasan Seksual” pada Minggu, 17 Mei 2027.
Kegiatan tersebut diikuti 25 anak asuh beserta pengurus panti dengan tujuan meningkatkan pemahkondusif dan keberanian anak-anak dalam melindungi diri dari tindbakal kekerasan seksual.
Kegiatan diawali sambutan Ketua Kelompok, Veline, nan mengingatkan pentingnya pendidikan untuk meraih masa depan nan lebih baik.
“Jika mau sukses, anak-anak kudu mengutambakal pendidikan, mempunyai angan ke depan, dan berupaya menjadi orang nan berhasil,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video profil Program Studi Ilmu Komunikasi USM nan bermaksud memperkenalkan aktivitas mahasiswa sekaligus memotivasi anak-anak panti agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan.
Pengurus panti, Adi Sapuro, menjelaskan bahwa Panti Asuhan Nurussa’adah nan berdiri sejak Juni 2025 berkomitmen menciptbakal lingkungan nan aman, mendukung pendidikan, serta memperkuat nilai kebersamaan bagi anak-anak asuh.
Saat ini, panti tersebut menampung 25 anak yatim, piatu, dan yatim piatu.
Materi utama disampaikan oleh Muslikhah, S.Pd, nan memberikan pemahkondusif kepada anak-anak mengenai langkah mengenali sentuhan baik dan buruk, pentingnya berani berbicara tidak, serta keberanian untuk bercerita andaikan mengalami situasi nan membikin tidak nyaman.
Dalam sesi interaktif, pengurus panti Anna membujuk peserta mengikuti tepuk semangat sembari menyampaikan pesan edukatif kepada anak-anak.
“Katbakal tidak saat orang lain menyentuh bagian pribadimu.”
Kegiatan kemudian ditutup oleh pengajar Ilmu Komunikasi USM, Yulianto Budi, nan mengapresiasi antusiasme peserta sekaligus menegaskan pentingnya edukasi pencegahan kekerasan seksual bagi anak-anak.
Sebagai perwakilan penyelenggara, Faza juga mengingatkan peserta untuk tidak takut melapor jika mengalami alias mengetahui tindak kekerasan seksual.
“Jika kalian mengalami alias mengetahui adanya kekerasan seksual, jangan ragu untuk bercerita kepada orang dewasa nan dipercaya, seperti pembimbing alias orang tua. nan terpenting, kalian kudu berani memproteksi diri dan menjaga keselkajian diri sendiri.”
Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa USM berbareng Panti Asuhan Nurussa’adah berambisi anak-anak semakin memahami langkah menjaga diri, berani menolak tindbakal nan tidak pantas, serta tumbuh menjadi generasi nan sehat, berpendidikan, dan berdaya. (*)
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·