SEMARANGUPDATE.COM – Kenaikan tagihan air secara tiba-tiba kerap menjadi keluhan pelanggan, terutama saat penggunaan air di rumah tidak mengalami perubahan signifikan. Kondisi ini tidak selampau disebabkan oleh meningkatnya pemakaian, tetapi juga dapat dipicu oleh beragam masalah teknis pada instalasi air.
Hal tersebut disampaikan oleh Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang melalui video edukasi nan diunggah di akun IG resminya, @pdamkotasemarang. Edukasi ini bermaksud memberikan pemahkondusif kepada masyarakat mengenai faktor-ftokoh nan memengaruhi lonjbakal tagihan air.
Dalam video tersebut dijelaskan, penyebab paling umum adalah kebocoran pada instalasi air di dalam rumah, khususnya pada pipa setelah meter air. Kebocoran ini sering tidak disadari lantaran terjadi di dalam tanah alias dinding. Meski demikian, kondisi tersebut tetap membikin meteran air terus berputar meskipun seluruh keran dalam keadaan tertutup.
Selain kebocoran, terdapat sejumlah ftokoh lain nan juga dapat memicu kenaikan tagihan air, antara lain kebocoran pipa setelah meter air nan menyebabkan aliran air terus melangkah tanpa terkontrol, tandon air bocor alias pelampung rusak sehingga air terus mengalir dan terbuang, serta stop kran nan tidak rapat hingga memicu rembesan air.
Ftokoh lainnya meliputi keran nan bocor alias menetes, nan jika dibiarkan dapat meningkatkan pemakaian secara signifikan, selang air nan rusak alias retak sehingga menimbulkan kebocoran mini nan berjalan terus-menerus, serta toilet nan terus mengalir akibat kerusbakal pada sistem penyimpanan air. Selain itu, peningkatan aktivitas penggunaan air di rumah, seperti bertambahnya jumlah penunggu alias gelombang penggunaan, juga turut berpengaruh terhadap besaran tagihan.
Untuk mencegah lonjbakal tagihan, pengguna disarankan melakukan beberapa langkah. Di antaranya, melakukan pengecekan meter air secara berdikari dengan menutup seluruh keran dan memastikan apakah meteran tetap berputar. Jika tetap bergerak, besar kemungkinan terdapat kebocoran pada instalasi.
Pelanggan juga disarankan memeriksa kondisi pipa secara berkala, terutama pada bagian nan tersembunyi, serta segera melakukan perbaikan jika ditemukan kebocoran. Selain itu, pastikan tandon dan pelampung berfaedah dengan baik, serta lakukan penggantian jika kondisinya sudah tidak optimal.
Perbaikan juga perlu dilakukan pada keran, stop kran, dan selang nan bocor, sekecil apa pun kebocoran nan ditemukan. Pemeriksaan toilet juga krusial untuk memastikan tidak ada aliran air nan terus-menerus tanpa disadari. Di samping itu, pengendalian penggunaan air sehari-hari perlu dilakukan agar tetap efisien dan sesuai kebutuhan.
Apabila setelah pengecekan berdikari tetap ditemukan kejanggalan, pengguna dapat melaporkan melalui jasa pengkompetisi Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, ialah Call Center 0800 1503 888 alias WA 0811 2680 060. Informasi dan edukasi terbaru juga dapat diakses melalui akun IG resmi @pdamkotasemarang.
Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang menegaskan bahwa penggunaan air secara bijak serta pemeriksaan instalasi secara rutin menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan tagihan sekaligus mencegah pemborosan air di lingkungan rumah tangga. (*)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·