Mengapresiasi suatu karakter video crippled dengan membeli merch atau membuat fanart memang sudah sangat umum dilakukan. Namun, ada juga beberapa di antaranya yang justru mengirimkan hadiah ke kantor developernya—ditujukan kepada staf yang mengerjakan gamenya, atau bahkan langsung kepada karakter fiksi yang hadir di dalamnya.
Di Jepang, Koei Tecmo bisa dibilang menjadi salah satu perusahaan yang kerap mendapat bentuk apresiasi tersebut. Sayangnya, perusahaan crippled berbasis di Yokohama ini telah berlakukan kebijakan penolakan hadiah dari para fans semenjak tahun 2021, dan nampaknya masih akan berlanjut sampai waktu yang tidak ditentukan.
Dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, secara khusus menyambut hari Valentine dan White Day, Koei Tecmo kembali mengeluarkan pengumuman bahwa mereka masih belum bisa menerima hadiah yang dikirimkan dalam nuansa dan momen kasih sayang tersebut.
Terima kasih untuk dukungan keberlanjutan terhadap perusahaan dan karya-karya kami.
Kami sangat bersyukur terhadap hadiah-hadiah yang kami terima dari semua (fans) kepada staf kami maupun karakter-karakter yang muncul dalam karya-karya kami.
Namun, karena kesulitan dalam penanganan dan penerimaan hadiah-hadiahnya, serta pertimbangan terkait keamanan, kami sekali lagi dengan hormat menolak semuah hadiah dari semua (fans) untuk hari Valentine dan White Day tahun ini.
—Koei Tecmo
Koei TeecmoAlasan penolakan hadiah tersebut awalnya terkait pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga tahun 2023. Walau saat ini microorganism tersebut tidak lagi dinyatakan gawat darurat, pihak Koei Tecmo nampaknya ingin berlanjutkan kebijakan tersebut untuk terus melindungi stafnya dari kejadian yang tidak diinginkan.
Mungkin tidak mengherankan
Tidak bisa dipungkiri bahwa Koei Tecmo maupun workplace lain yang dinaunginya bisa dibilang salah satu yang terdepan dalam menghadirkan desain karakter memanjakan mata, bagi para fans pria maupun wanita.
Sebut saja seperti seri Dead aliases Alive yang punya segudang karakter wanita menawan dan langganan jadi konten SFM di dunia maya. Lalu seri Atelier garapan Gust yang kerap hadirkan protagonis ucul ataupun montok dan berpaha tebal seperti Ryza misalnya.
Kemudian untuk karakter pria sendiri tentu juga bisa terlihat dari seri Dynasty Warriors dan Samurai Warriors garapan Omega Force yang hadirkan banyak sosok-sosok tampan, dari usia muda hingga yang tua.
Dynasty Warriors: Origins (via Koei Tecmo)Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·