Mahasiswa Ilmu Komunikasi Usm Kampanyekan Edukasi “tubuhku Milikku” Di Sd Tlogosari Kulon

Sedang Trending 1 hari yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) mengadbakal kampanye edukasi seksual bertema “Tubuhku Milikku: Belajar Kenal, Jaga, dan Lindungi Diri” di SD Kanisius Tlogosari Kulon, Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 71 siswa kelas 5 SD dan bermaksud memberikan pemahkondusif dasar mengenai pentingnya mengenali tubuh, menjaga privasi, serta melindungi diri dari situasi nan tidak aman.

Dalam sambutannya, Sugeng nan mewakili pihak sekolah menilai edukasi sejak awal mengenai masa pertumbuhan dan perlindungan diri sangat krusial bagi anak-anak.

“Anak-anak kita perlu mengenal masa remaja dan berambisi aktivitas ini dapat memberikan faedah bagi para siswa dalam memahami pentingnya menjaga diri sejak dini,” ujar Sugeng selsaya perwakilan Kepala Sekolah.

Kampanye tersebut dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, permainan, obrolan ringan, hingga sesi tanya jawab agar lebih mudah dipahami para siswa.

Panitia kegiatan, Seliy, mengatbakal kampanye ini bermaksud menanamkan pemahkondusif kepada anak-anak bahwa mereka mempunyai kewenangan menjaga tubuh dan menentukan bpemimpin diri.

“Melalui kampanye Tubuhku Milikku, kami mau mengajarkan kepada anak-anak bahwa mereka berkuasa menjaga tubuh dan bpemimpin dirinya sendiri. Edukasi ini krusial diberikan sejak awal agar anak lebih berani berbicara tidak terhadap tindbakal nan membikin mereka tidak nyaman,” ujar Seliy selsaya panitia kegiatan.

Materi edukasi juga disampaikan oleh Agmy nan menekankan pentingnya mengenali, menyayangi, dan melindungi tubuh sendiri.

“Tubuh nan sudah diberikan oleh Tuhan kudu kita kenali, sayangi, dan lindungi. Anak-anak juga perlu memahami bahwa mereka mempunyai kewenangan untuk mengatbakal ‘iya’ maupun ‘tidak’ terhadap sesuatu nan membikin mereka nykondusif alias tidak nyaman,” jelas Agmy, pemateri dalam kampanye edukasi Tubuhku Milikku.

Selain memtelaah pentingnya menjaga privasi diri, siswa juga diberikan pemahkondusif mengenai bpemimpin terhadap orang lain, termasuk orang terdekat.

Mereka diajak memahami bahwa setiap anak mempunyai kewenangan penuh atas tubuhnya sendiri.

Kegiatan itu turut memtelaah perubahan tubuh saat masa pertumbuhan pada laki-laki maupun wanita agar siswa memahami perkembangan dirinya secara sehat dan positif.

Mahasiswa juga mengingatkan siswa untuk tidak sembarangan membagikan foto pribadi, menolak sentuhan nan tidak aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Salah satu peserta, Kenzy, mengsaya memperoleh banyak pengetahuan baru dari aktivitas tersebut.

“Di sini saya belajar bagian mana nan tidak boleh disentuh orang lain. Sebenarnya tubuh kita tuh berharga, guys, makanya kita kudu jaga,” ujar Kenzy.

Di akhir kegiatan, para siswa menyampaikan kesan positif lantaran materi disampaikan dengan langkah nan menyenangkan dan mudah dipahami.

Mereka juga merasa lebih berani menjaga diri dan berbincang ketika menghadapi situasi nan membikin tidak nyaman.

Melalui kampanye “Tubuhku Milikku”, mahasiswa Ilmu Komunikasi USM berambisi edukasi seksual dasar dapat menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga diri dan menghargai tubuh sendiri. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->