Luthfi Gaspol Perbaikan Jalan, Pokir Dprd Jateng Dialihkan Untuk Infrastruktur Pada Apbd Perubahan 2026

Sedang Trending 8 jam yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mempercepat pemgedung dan perbaikan jalan pada paruh akhir tahun 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 diarahkan untuk memperkuat pemgedung prasarana jalan, termasuk melalui penyesuaian pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Jawa Tengah.

Menurut Luthfi, kondisi jalan nan rusak tetap menjadi salah satu keluhan utama masyarakat dan kudu segera ditangani.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak mau persoalan jalan berlubang terus berulang lantaran selain mengganggu aktivitas warga, juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Prioritas prasarana jalan. Di anggaran perubahan kelak kita ubah. Pokir bakal direvitalisasi untuk prasarana jalan,” tegas Ahmad Luthfi saat diwawancarai wartawan usai menghadiri aktivitas Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, revitalisasi Pokir menjadi langkah krusial lantaran banyak aspirasi masyarakat nan masuk berangkaian dengan kebutuhan pemgedung maupun perbaikan jalan di beragam daerah.

Permintaan tersebut tidak hanya berasal dari Kabupaten Blora, tetapi juga sejumlah kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.

Luthfi menambahkan, curah hujan nan tinggi dan berjalan cukup lama sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 turut berakibat pada penurunan kualitas sejumlah ruas jalan.

Karena itu, momentum musim tandus saat ini bakal dimanfaatkan untuk mempercepat penyelenggaraan perbaikan.

” Saat ini masuk tandus dan kita cek lagi untuk segera perbaikan,” ujarnya.

Terkait pemgedung jalan di Kabupaten Blora, dia memastikan prosesnya telah melangkah dan sekarang memasuki tahapan lelang. Setelah proses tersebut rampung, pekerjaan bentuk bakal segera dilaksanakan.

Salah satu proyek nan diprioritaskan adalah perbaikan Jalan Raya Randublatung–Cepu nan telah dialokasikan anggaran sebesar Rp5,276 miliar pada tahun 2026.

Selain konsentrasi pada program tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp75 miliar pada tahun 2025 untuk mendukung perbaikan jalan provinsi maupun kabupaten di beragam wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Ia meminta seluruh pihak nan terlibat memastikan proses perbaikan dilakukan sesuai standar sehingga jalan nan dibangun mempunyai kualitas baik dan bisa memperkuat dalam jnomor panjang.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berambisi kondisi jalan di beragam wilayah dapat semakin membaik, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, serta meningkatkan keselkajian pengguna jalan. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->