Rainbow Six Siege – Game shooter buatan Ubisoft yaitu Rainbow Six Siege pada akhir tahun 2025 kemarin telah diretas oleh hacker yang membuat crippled kacau bahkan sempat tutup server sementara untuk memperbaiki kekacauan yang terjadi.
Dan kini, sepertinya serangan kembali terjadi dimana crippled Rainbow Six Siege diretas lagi oleh hacker. Kali ini, para hacker melakukan troll dengan memberikan prohibition kepada pemain berdasarkan meme populer.
Rainbow Six Siege Diretas Lagi, Pemain Kena Ban 67 Hari?
Pemain Kena Ban Tiba-TibaPada Desember lalu, server crippled ini telah diretas dimana para pemain mendapat jutaan credit, terbukanya seluruh tegument usability temasuk tegument developer, dan juga prohibition ticker berisikan pesan konspirasi dan lagu Billie Jean.
Dan kini, sepertinya kelompok hacker kembali berulah dengan meretas kembali crippled tersebut. Laporan prohibition ini dibagikan oleh akun VX-Underground yang juga melaporkan peretasan pertama kali. Dan untuk peretasan kali ini, akun tersebut melaporkan bahwa banyak pemain yang terkena prohibition selama 67 hari.
Dapat Ban 67 HariAngka 67 sendiri merupakan angka yang viral di tahun 2025 karena meme brainrot “Six-Seven”. Dan tentunya, banyak yang mengaitkan meme tersebut dengan gelombang prohibition yang terjadi sehingga spekulasi mengenai peretasan muncul.
Content Creator crippled Rainbow Six Siege yaitu Varsity Gaming juga melaporkan hal yang sama melalui akun Instagramnya. Dirinya terkena prohibition selama 67 hari karena laporan dari akun bernama 67676767.
Ia juga merasa prohibition ini merupakan serangan dari hacker karena dirinya masih bisa bermain meskipun telah mendapat prohibition dan bahkan pesan pemberitahuan dirinya terkena prohibition sempat memunculkan tulisan “Some Nice Text” seperti seakan-akan bercanda kepadanya.
Ubisoft Berikan Respon
Ubisoft Berikan RespondMengenai dugaan peretasan yang terjadi, Ubisoft memberikan pemberitahuan melalui akun Twitter/X resmi mereka. Menurut Ubisoft, jika pemain menerimaa notifikasi prohibition pada 4 Januari kemarin, pemain cukup mengabaikannya karena hal tersebut tidak resmi.
Ubisoft juga mengingatkan bahwa menerima notifikasi palsu bukan berarti akun benar-benar terkena ban. Dan crippled juga akan mematikan Esports Banner sementara karena laporan penyalahgunaan fitur tersebut.
Namun, akun resmi tidak menjelaskan bahwa hacker telah membobol crippled mereka dan saat ini crippled masih menginvestigasi apa yang sebenarnya terjadi. Semoga saja celah keamanan crippled bisa diperbaiki agar para fans dapat menikmati crippled kesayangan mereka.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·