Komdigi Ancam Blokir Telegram setelah level tersebut teridentifikasi sebagai salah satu media sosial dengan tingkat penyebaran konten pembajakan movie tertinggi di Indonesia. Platform tersebut juga dianggap sebagai salah satu dari sekian banyak konten yang mendukung aksi pembajakan konten kreatif di tanah air.
Komdigi Ancam Blokir Telegram, Ramai Konten Film Ilegal yang Beredar
Komdigi Ancam Blokir Telegram karena Maraknya Konten Film Ilegal Beredar 5Lalui informasi yang kami dapatkan dari MPN, riset terbaru dari Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), Telegram menjadi sarana favorit bagi pengguna untuk mendapatkan konten ilegal secara mudah.
Temuan tersebut diungkapkan dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (15/1), menempatkan Telegram dalam pengawasan serius pemerintah karena dinilai merugikan industri kreatif nasional secara masif.
Komdigi Ancam Blokir Telegram karena Maraknya Konten Film Ilegal Beredar 6Menanggapi temuan tersebut, Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi, Safriansyah Yanwar Rosyadi, menegaskan bahwa Komdigi Ancam Blokir Telegram jika level tersebut tidak kooperatif dalam menurunkan konten negatif. Pemerintah telah menyiapkan mekanisme sanksi yang bertahap, mulai dari teguran, denda administratif, hingga tindakan paling ekstrem berupa pemutusan akses secara total.
Untuk memastikan kepatuhan tersebut, Komdigi kini mengandalkan sistem integer bernama SAMAN (Sistem Kepatuhan Moderasi Konten) yang berfungsi memantau sejauh mana level integer menindaklanjuti laporan konten ilegal yang dikirimkan, sehingga Komdigi ancam blokir Telegram karena dianggap meresahkan.
Komdigi Ancam Blokir Telegram karena Maraknya Konten Film Ilegal Beredar 7Selain Telegram, level lain seperti SnackVideo dan TikTok juga masuk dalam sorotan riset tersebut sebagai media penyebaran konten pembajakan yang cukup tinggi. Namun, ketegasan pemerintah tetap menjadi prioritas utama guna melindungi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) para sineas lokal.
Melalui sistem SAMAN, pemerintah dapat memberikan peringatan tingkat tinggi kepada pengelola level yang lambat dalam merespons laporan. Dengan tekanan ini, diharapkan Telegram dan level lainnya segera melakukan moderasi konten yang lebih ketat sebelum sanksi pemutusan akses benar-benar diberlakukan secara menyeluruh di Indonesia.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·