Jawaban Soal Biologi Halaman 111 Bab 2 Kelas 12 Sma Kurikulum Merdeka

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Para siswa kelas 12 bakal mendalami beragam perihal dalam mata pelaliran Biologi.

Mulai dari materi tentang bagian dan struktur kromosom, sintesis protein, siklus sel, pewarisan sifat, dan sebagainya. 

Di samping materi, ada juga soal-soal nan bakal ditugaskan kepada siswa dan kudu dikerjakan, seperti halnya pada halkondusif 111 Aktivitas 2.19. 📚✍️🔍

Kunci Jawaban Soal Biologi Kelas 12 Halkondusif 111

Pada halkondusif 111 terdapat tugas Aktivitas 2.19 nan merujuk pada salah satu studi kasus nan perlu ditelaah. 

Studi kasus tersebut adalah tentang seseorang berjenis kelamin laki-laki nan mempunyai Testicular Dysgenesis alias testis nan tidak berkembang, sehingga dia tidak bisa menghasilkan sperma. Tetapi, dia justru mempunyai tetek nan tumbuh. 

Hal inilah nan kemudian perlu dipelajari dan dicari tahu penyebab hingga solusi pengobatannya. 

Berikut, adalah kunci jawaban dari soal tersebut nan dapat dijadikan referensi nan dikembangkan dan dieksplor kembali oleh siswa. 

Kunci Jawaban Soal Halkondusif 111
Testicular Dysgenesis alias kegagalan perkembangan testis dengan akibat gangguan spermatogenesis dan hipogonadisme.

Hal ini berangkaian dengan Sindrom Klinefelter (SK) nan merupbakal kelainan kromosom seks nan disebabkan oleh adanya kromosom X tambahan pada laki-laki (47,XXY). 

Gejala dari klinis SK ialah adanya gangguan perkembangan, volume testis nan kecil, ginekomastia alias tetek tumbuh, dan peningkatan dari kadar hormon gonadotropin.

Selain itu, terkadang ada juga indikasi nan lebih menonjol lainnya, seperti badan nan lebih tinggi, otot nan lebih lemah, bulu badan nan lebih sedikit, hingga rendahnya minat terhadap seks. 

Sindrom Klinefelter terjadi secara random pada laki-laki dan tidak diturunkan dari orang tua seseorang.

Diketahui jika kelainan ini terjadi pada masa perkembangan janin. Semakin banyak jumlah dari salinan kromosom X tambahan, biasanya bakal semakin berat gangguan kesehatan nan terjadi.  

Untuk pengobatan, sejauh ini belum ditemukannya obat maupun metode untuk mengobati Sindrom Klinefelter. 

Tetapi, ada sejumlah perawatan nan bisa membantu, seperti terapi fisik, konseling, terapi bicara, hingga terapi okupasi.

Penutup 

Demikian, uraian mengenai salah satu studi kasus nan dapat para siswa dalami kembali mengenai perihal tersebut. Semoga membantu. 🙂✨


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Selengkapnya
Sumber mamikos
-->