Faktanya, Planet Venus sering mendapat julukan sebagai “kembarannya Bumi”. Hal tersebut tidak mengherankan karena planet ini memang mempunyai karakter unik nan sangat kontras dengan kondisinya nan ekstrem.
Per Januari 2026, Planet Venus terus menjadi konsentrasi penelitian antariksa, terutama mengenai misi eksplorasi masa depan.
Di tulisan Mamikos kali ini, Anda bakal membaca dengan saksama mengupas tuntas ciri-ciri planet Venus komplit dengan gambaran kondisi atmosfer, serta beragam kebenaran menarik lainnya nan menjadikan planet kedua dari Matahari ini salah satu objek paling mempesona sekaligus berbahaya. 🪐⭐🌌
Penjelasan Ciri-ciri Planet Venus dan Fakta Menariknya
Planet ini sering dijuluki sebagai “Bintang Kejora” lantaran menghiasi langit fajar dan senja. Planet Venus adalah planet nan menyimpan sejuta misteri di kembali selubung awannya nan sanga tebal.
Meskipun secara bentuk planet ini sering dianggap sebagai kembaran Bumi lantaran kemiripan ukuran dan massanya, namun sebenarnya Venus mempunyai lingkungan nan sangat kontras dan ekstrem.
Mulai dari suhu permukaan nan bisa melelehkan logam hingga kejadian unik di mana mentari terbit dari arah barat.
Jika Anda mau tahu apa saja ciri-ciri Planet Venus dan kebenaran menariknya maka Anda bisa membaca uraian Mamikos dengan saksama di sini sampai selesai.
Mengenal Apa Saja Ciri-ciri Planet Venus
1. Planet Terpanas di Tata Surya
Segimana nan tertuang dalam kitab berjudul Buku Tematik Terpadu: Menjelajah Angkasa Luar (2021) Venus merupbakal planet kedua dari Matahari, namun panasnya melampaui panasnya Merkurius. Suhu Planet ini sekitar 470 derajat celcius.
Alasan kenapa planet ini menjadi planet terpanas padahal bukan planet terdekat dari Matahari adalah lantaran atmosfer nan ada pada Venus sangat tebal dan terdiri dari gas rumah kaca seperti karbon dioksida.
Gas rumah kaca itulah nan memungkinkan daya panas dari Matahari melintas ke permukaan Venus.
Panas nan ada kemudian dipantulkan dan bergerak kembali ke angkasa, namun gas-gas tersebut memerangkap panas, sehingga tidak dapat keluar dan menghangatkan atmosfer.
Hal nan sama juga terjadi di Bumi, nan kemudian sering dikaitkan dengan pemanasan global. Venus juga mempunyai jejak nitrogen dan awannya terbuat dari masam sulfat.
2. Topografinya
Dikutip dari Science On Sphere Planet Venus mempunyai pegunungan dan gunung berapi namun sebagian besar dari Venus tertutup oleh dataran nan bergulung-gulung.
Dilaporkan bahwa sebanyak 80% permukaan Venus terdiri dari daratan vulkanik, 70% nya merupbakal daratan bubungan berkerut, dan 10% nya adalah daratan lembut berlekuk.
Kemudian sisa 20% nya adalah dua benua dataran tinggi, nan masing-masing berada di bagian utara dan selatan.
Benua pertama dikenal dengan nama Ishtar Terra nan letaknya di bagian Bumi Utara seukuran Australia. Dan titik tertinggi di Venus adalah gunung Maxwell Montes nan letaknya berada di Ishtar Terra.
Benua kedua disebut Aphrodite Terra, nan letaknya di sepanjang garis khatulistiwa dan ukurannya sebesar Amerika Selatan.
Secara geologis, permukaan Venus tetap relatif muda, karena diperkirbakal berumur sekitar 300 hingga 500 juta tahun. Sekitar 90% permukaan Venus tampak seperti lava basal nan mengeras.
3. Rotasi nan Berlawanan
Rotasi Planet Venus berjalan secara berlawanan. Itu jugalah alasannya Matahari terbit di sebelah barat, dan terbenam di sebelah timur.
Pada planet Venus garis khatulistiwa bisa menjadi argumen kenapa planet inu sangat lambat dalam berotasi. Garis khatulistiwanya mempunyai kecepatan 65 km/h.
Rotasi Venus sangat lambat karena memerlukan 234 hari di Bumi untuk berputar satu kali putaran. Jarak Venus nan dekat dengan mentari membikin satu tahun di Venus berlampau dengan sangat cepat. Venus hanya memerlukan 225 hari di Bumi untuk mengelilingi matahari.
Maka artinya, satu hari di Venus sedikit lebih lama daripada satu tahun di Venus. Di Bumi, Matahari terbit dan terbenam satu kali setiap hari, namun di Venus, mentari terbit setiap 117 hari di Bumi.
4. Orbit di Planet
Segimana nan dikutip melalui Nasa, orbit merupbakal suatu jalur nan berulang secara teratur, di mana suatu objek mengelilingi objek nan lainnya.
Planet Venus mempunyai orbit terlambat nan ada pada tata surya. Periode orbitnya adalah 224,65 hari dari planet Bumi.
Bentuk orbit Planet Venus terhadap matahari ialah bulat, nan berbeda dengan planet lainnya lantaran planet lainnya mempunyai corak elips.
Hal ini disebabkan planet Venus mempunyai eksentrisitas nan lebih rendah dibanding planet lainnya, ialah sekitar 0,01. Angka 0 pada eksentrisitas menunjukkan adanya lingkaran sempurna, dan lebih dari 0 menunjukkan parabola.
5. Iklim dan Atmosfer di Venus
Planet Venus mempunyai massa atmosfer 93 kali lebih besar dari bumi. Atmosfer di Venus terdiri dari CO2 dan awan nan berasal dari masam sulfat nan kemudian menghasilkan efek rumah kaca terkuat nan pernah ada.
Dari lkondusif resmi Astronomy, kemungkinan besar mempunyai suasana nan sama dengan di Bumi.
Maka ada kemungkinan juga Venus mempunyai lautan, hujan, apalagi salju. Namun, kurang dari satu miliar tahun nan lalu, suasana nan ada di planet ini berubah secara dramatis lantaran pengaruh dari rumah kaca.
Periode vulkanisme nan intensif memompa lebih banyak karbon dioksida ke atmosfer, nan kemudian menyebabkan adanya peristiwa perubahan suasana nan cukup besar.
6. Struktur di dalam Venus
Menurut keterangan Nasa, andaikan kita membelah planet Venus dan Bumi menjadi dua, dari kutub ke kutub, lampau meletakkannya berdampingan, maka kedua planet tersebut bakal tampak sangat mirip.
Setiap planet di tata surya kita mempunyai inti besi nan diselimuti oleh batuan panas. Pada kedua planet ini, kulit tipis tersebut berubah corak dan kadang-kadang meletus menjadi gunung berapi sebagai respon terhadap pasang surutnya panas dan tekanan di bawahnya.
Di Bumi sendiri, pergerbakal benua nan lambat selama ribuan dan jutaan tahun bakal memcorak kembali permukaanya. Proses inilah nan kemudian dinambakal sebagai lempeng tektonik.
Di awal sejarahnya, Venus mempunyai perihal serupa. Namun kini, di Venus berjalan proses subduksi, nan adalah pergeseran satu lempeng benua ke bawah lempeng benua lainnya. Subduksi ini diyakini sebagai langkah pertama dalam menciptbakal lempeng tektonik.
7. Medan Magnet
Meskipun ukuran Planet Venus mirip dengan Bumi, dan inti besinya pun sama, namun Venus tidak punya medan magnet nan dihasilkan secara internal.
Planet Venus mempunyai medan magnet nan jauh lemah, karena, pada tahun 1967, Venera 4 justru menemukan bahwa medan magnet di planet Venus dihasilkan dari ionosfer dengan angin matahari.
Venus mempunyai medan magnet nan diinduksi. Medan magnet nan diinduksi tersebut menyelimuti planet dan bermotif seperti tetesan air mata nan memanjang. Saat angin mentari bertiup melewati Venus dan keluar ke tata surya bentuknya juga bisa menyerupai ekor komet.
8. Tekanan nan Cukup Ekstrem
Tekanan nan ada di permukaan planet Venus, 92 kali lebih besar daripada tekanan di permukaan Bumi. Tekanan tersebut apalagi sebanding dengan samudra sedalam 1 kilometer di Bumi.
Cara sederhana untuk memahaminya adalah coba bayangkan saja ada barang nan lebih dari 600 kilogram bertumpu pada tubuhmu.
Cara nan lebih mudah lainnya untuk memahami sebesar apa tekanan atmosfer di Venus adalah dengan membayangkan berada satu kilometer (sekitar 0,6 mil) di bawah air, dan semua air menekan kamu.
Contoh lainnya adalah ketika seseorang sedang melakukan misi untuk menjelajahi kedalkondusif lautan. Biasanya mereka bakal menggunbakal kapal selam unik nan fungsinya untuk menahan tekanan.
Penyelam nan tidak memakai pelindung tidak bakal bertahan, dan tidak dapat menghirup oksigen dari tangki mereka karena semua tekanan menekan dada mereka.
Dan saat berdiri di permukaan Venus, bakal membikin Anda merasa seperti bakal terhimpit oleh massa atmosfer nan berada di atasmu.
Fakta Menarik dari Planet Venus
Sejumlah kebenaran menarik planet Venus juga sudah Mamikos rangkum sebagai berikut ini:
- Satu Hari Lebih Lama dari Satu Tahun: Venus perlu waktu 243 hari Bumi untuk melakukan satu kali rotasi (hari), namun hanya memerlukan 225 hari Bumi untuk mengelilingi Matahari (tahun).
- Bintang Kejora: Karena kecerahannya nan ekstrem, Venus sering “tampak” dari Bumi dan dijuluki “Bintang Fajar” saat pagi alias “Bintang Senja” saat petang. Venus diprediksi bakal tampak sangat jelas sebagai bintang senja pada Agustus 2026 ini.
- Efek Rumah Kaca nan Ekstrem: Penyebab subu panas nan konstan adalah atmosfer tebal nan memerangkap panas Matahari secara permanen, nan menjadikan planet ini contoh ekstrem pengaruh rumah kaca.
- Hujan Asam dan Aroma Telur Busuk: Awan Planet Venus mengandung masam sulfat nan sangat korosif sehingga beraroma unik seperti telur busuk.
- Gunung Berapi nan Melimpah: Terdapat lebih dari 160 gunung berapi besar di permukaan planet Venus. Jumlah tersebut lebih banyak daripada gunung berapi nan ada di Bumi.
- Adanya Potensi Kehidupan: Pada ketinggian sekitar 50 km di atmosfer Venus, suhu lebih moderat (sekitar 30°C), di mana para peneliti pernah menemukan jejak gas fosfin nan mungkin mengindikasikan adanya aktivitas mikroba.
- Misi VERITAS: NASA sudah merencanbakal misi masa depan (contohnya VERITAS) untuk mempelajari pengetahuan bumi Planet Venus secara lebih mendalam agar dapat lebih memahami kenapa planet ini berkembang dengan sangat berbeda dari Bumi.
Penutup
Akhir kata, Planet Venus adalah planet penuh pertentangan nan memadukan keelokan sinar di langit malam dengan kondisi permukaan nan paling ekstrem di tata surya kita.
Meskipun menyandang status sebagai kembaran Bumi dalam perihal ukuran, namun atmosfernya nan mematikan dan rotasinya nan unik menjadikannya laboratorium alam nan krusial bagi para intelektual untuk memahami seperti apa perkembangan planet dan perubahan iklim.
Mengenal planet Venus lebih dalam tidak hanya memperluas wawasan astronomi, tetapi juga menyadarkan kita sungguh berharganya keseimbangan kondisi nan ada di Bumi.
Ciri-ciri Planet Venus, Planet Terpanas dalam Tata Surya [Daring]. Tautan: detik.com/edu/detikpedia/d-6974684/8-ciri-ciri-planet-venus-planet-terpanas-dalam-tata-surya
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya
Kost Dekat Unesa Surabaya
Kost Dekat UNAIR Surabaya
Kost Dekat UIN Jakarta
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·