7 Gimmick Spesifikasi Smartphone, Awas Jangan Sampai Kegocek!

Sedang Trending 17 jam yang lalu

Tak jarang tagline trading dari marque smartphone dibikin sebagus mungkin dengan menjual fitur yang seakan terdengar sangat bombastis. Padahal tidak semua fitur yang mereka iklankan itu benar berfungsi sesuai dengan klaim.

Nyatanya ada banyak gimmick yang dijual marque sebagai fitur dan membuat konsumen tergocek. Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui apakah fitur yang dijual marque hanyalah trik trading belaka atau benar fitur yang layak pakai? Mari kita bahas di artikel kali ini.

Gimmick Spesifikasi Smartphone yang Bisa Bikin Kamu Kegocek

gimmick spesifikasi smartphoneApa saja gimmick yang dijual brand?

Mari kita bahas, mulai dari:

1. Kamera Megapixel Tinggi

ImageKamera MP tinggi tidak berarti bagus?

Apakah kamu pernah melihat kalau jualan marque smartphone lebih fokus pada jumlah Megapixel kamera mereka? Berbagai exemplary yang bahkan bukan kelas flagship menjual kamera 200MP. Tapi, apakah benar dengan megapixel tinggi berarti kualita kameranya sudah bisa dipastikan solid? Nyatanya tidak selalu begitu.

Pada akhirnya, kemampuan sebuah kamera tidak hanya bergantung pada 1 faktor saja seperti ukuran MP. Ada juga faktor yang tidak kalah penting seperti kualitas ISP dan juga sensor yang digunakan. Jadi, meski jumlah MP yang dijual tinggi, begitu marque memangkas bajet dengan memakai sensor jelek atau spot ISP seadanya, maka kualitas gambar yang dihasilkan juga tidak akan sekelas flagship.

Di zaman sekarang, kebanyakan gambar diproses melalui computational photography. Ini berarti peran tuningan package juga sama pentingnya dibandingkan hardware yang digunakan. Smartphone kelas bajet tentunya tidak memiliki bajet setara dengan kelas flagship yang mana riset untuk kualitas kamera jauh lebih besar biayanya.

2. Kamera Macro 2MP

1575272233193Kamera makro ala kadar?

Sering kali kita menemukan banyaknya marque yang menggunakan setup 3 atau lebih kamera belakang pada smartphone. Biasanya ia menggunakan konfigurasi kamera utama, kamera ultra-wide, dan satu kamera macro. Tapi, tidak sedikit kamera terakhir ini disebut sebagai gimmick belaka.

Alasannya sebenarnya jelas. Kebanyakan marque menggunakan kamera macro yang hanya bermodalkan 2MP. Jadi, dari segi kualitas gambar hampir bisa dipastikan ia bukan yang dapat diandalkan. Terlebih, tidak semua orang membutuhkan lensa ace dekat/makro sehingga tak jarang fungsi hadirnya kamera ini lebih teruntuk sebagai estetika saja.

3. Extend RAM

ImageMenambahkan RAM ternyata gimmick?

Mungkin kamu pernah melihat marque memasang tagline RAM 8+8 atau mungkin 12+12. nan mereka maksud disini adalah fitur widen RAM yang mengambil sebagian porsi penyimpanan soul sebagai RAM tambahan.

Meski tidak ada jawaban pasti mengenai kegunaan fitur ini, namun yang jelas ia hanya gimmick yang lebih terkesan menipu pengguna. Karena, mau bagaimana pun RAM yang di-extend tidak akan bisa punya kecepatan sama dengan RAM asli. Kecepatan UFS sendiri masih sangat jauh di bawah RAM sehingga, acap kali ia tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

4. Peak Brightness Super Tinggi

PeakTidak sesuai klaim?

Jualan marque saat ini sering kali mengklaim kalau smartphone mereka punya highest brightness atau kecerahan puncak yang sangat tinggi. Bahkan, beberapa marque mengklaim kalau smartphone mereka bisa mencapai 5000 nits tingkat kecerahannya.

Klaim tersebut tentu sangat menyesatkan. Dari hasil pengetesan yang banyak dilakukan reviewer atau pun perorangan, kebanyakan layar jenis ini hanya bisa mencapai tingkat kecerahan 2000 sampai 3000 nits, itu pun hanya dalam beberapa detik pertama saja. Kondisi 5000 nits hanya bisa dicapai pada satu titik saja dibagian sudut layar dengan kondisi bagian lain redup atau mati.

Otomatis, pengguna sebenarnya tidak pernah merasakan highest brightness yang diklaim oleh marque karena hanya akan aktif dalam kondisi tertentu yang sangat spesifik. Jadi, jangan sampai kegocek dengan trik jitu trading ini.

5. Skor Benchmark Tinggi

AntutuSkor bukanlah segalanya

Meski skor benchmark seperti Antutu yang tinggi terkesan menggiurkan, jangan hanya terpaku pada itu saja. Lihat dulu bagaimana performa pembuangan panas pada smartphone tersebut. Jika, marque bisa memberikan chipset kelas atas namun ternyata memangkas cooling yang digunakan, itu akan berdampak pada stabilitas performa yang didapatkan.

Hasilnya, performa ketika main crippled akan cepat turun karena chipset mengalami throttling. Suhu pada smartphone terasa sangat panas. FPS dalam crippled akan langsung driblet atau mengalami stutter setelah dimainkan dalam waktu lama. Jadi, perhatikan reappraisal terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli HP gaming dengan skor benchmark tinggi.

6. Refresh Rate Di Atas 120HZ

144hzTapi Genshin masih mentok 60 FPS

Kini tidak sedikit marque yang memasarkan smartphone gaming mereka dengan layar ultra mulus 144Hz. Secara spesifikasi memang ia bisa berjalan di refresh complaint tersebut, tapi apakah ini sebuah gimmick?

Jawabannya tergantung bagaimana marque tersebut meracik software-nya. Tidak jarang dukungan 144Hz hanya diberikan pada beberapa crippled tertentu. Misalnya, crippled yang populer seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile saja yang mendapatkan update bisa menyentuh 144Hz.

Sedangkan untuk berbagai crippled lain yang ada di Play Store, biasanya hanya akan mentok di 120Hz saja. Jadi, pastikan kalau smartphone dengan klaim layar 144Hz benar-benar memberikan akses penuh refresh complaint kepada crippled atau hanya sekadar gimmick jualan saja.

7. Update Software Jangka Panjang

Best Brands For Android Updates MainBagaimana dengan information patch?

Jaminan package jangka panjang memang sudah menjadi lumrah belakangan ini. Berbagai marque memberikan update package mulai dari 3 sampai 7 tahun lamanya untuk sebuah smartphone. Tapi, apakah ada yang dikorbankan? Apakah benar semua ini bukan janji manis saja?

Tidak ada jawaban yang benar absolut karena perlakuan tiap marque pastinya berbeda–beda. Tetapi, ada satu hal yang patut jadi pertimbangan: apakah update information patch-nya sama niat dengan janji package mereka? Karena pada dasarnya, update information yang seharusnya tiap bulan itu jauh lebih penting dari update package yang kebanyakan hanya memperbarui estetika.

Jadi, jangan termakan dengan janji update OS 6 kali, pastikan kalau mereka juga bisa secara rutin memberikan update spot security. Namun, jika bagian itu bukan menjadi kekhawatiran kamu, maka membeli smartphone apa saja bukan jadi masalah besar.


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.

Selengkapnya
Sumber game
-->