Melakukan survei rumah sering kali menjadi momen nan emosional sekaligus mendebarkan. Namun jangan sampai kekaguman pada kreasi interior alias kebinasaan nan ckuno malah menutupi logika dalam menilai kualitas gedung nan sesungguhnya.
Sebagai salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup, tetap teliti dalam memeriksa perincian terkecil serta keberanian untuk mengusulkan pertanyaan kritis kepada penjual alias pemasok properti adalah kunci utama agar Anda terhindar dari jebbakal biaya renovasi nan membengkak di kemudian hari.
Pada tulisan kali ini, Mamikos sudah merangkum dengan saksama daftar pertanyaan saat survei rumah nan tidak boleh dilewatkan nan mungkin bisa menjadi referensi kamu. 🏡🔑🌞
Daftar Pertanyaan Saat Survei Rumah nan Tidak Boleh Dilewatkan
Artikel Mamikos kali ini bakal memandu Anda untuk lebih memahami beberapa poin krusial apa saja nan wajib diperiksa dan ditanybakal selama proses survei.
Hal tersebut guna memastikan calon kediaman nan Anda incar tidak hanya bagus dipandang, tetapi juga kokoh secara struktur, kondusif secara legalitas, dan nykondusif untuk ditinggali dalam jnomor panjang.
Jadi, andaikan Anda mau tahu apa saja contoh pertanyaan saat survei rumah nan tidak boleh dilewatkan nan dapat menjadi pedoman nanti.
Catat, Ya! Pertanyaan Saat Survei Rumah nan Tidak Boleh Dilewatkan
Membeli alias menyewa rumah merupbakal keputusan nan besar. Seringkali kita “lapar mata” lantaran kreasi nan ckuno sampai lupa memeriksa hal-hal teknis nan krusial.
Agar tidak menyesal di kemudian hari, berikut adalah daftar pertanyaan krusial nan wajib Anda ajukan saat survey rumah, dikelompokkan berasas kategorinya.
A. Kondisi Fisik dan Teknis (Yang Tersembunyi)
Jangan hanya memandang cat tembok nan rapi, tapi tanybakal perincian tentang “jeroannya”:
- Apakah pernah ada masalah kebocoran alias rembes di plafon/dinding? (Cek noda kuning di perspektif plafon).
- Bagaimana kondisi instalasi listrik? Berapa dayanya? (Penting jika Anda memang punya banyak elektronik).
- Kapan terakhir kali septic tank dikuras alias diperbaiki?
- Apakah airnya layak konsumsi? Pakai sumur bor alias PAM? (Coba nyalbakal keran untuk mengecek debit dan bau).
B. Lingkungan dan Keamanan
Rumah bagus bisa jadi mimpi jelek jika lingkungannya tidak mendukung, misalnya:
- Apakah area ini bebas banjir? (Jangan tanya ke pemasok saja, tanya juga ke tetangga sebelah jika memungkinkan).
- Bagaimana sistem keamanan di sini? Apakah ada iuran keamanan bulanan?
- Apakah lingkungan ribut di jam-jam tertentu? (Misal: dekat bengkel, sekolah, alias jalur truk).
- Di mana letak pembuangan sampah kolektifnya?
C. Legalitas dan Administrasi
Ini adalah bagian paling kritis agar duit milikmu aman:
- Bagaimana status surat-suratnya? SHM, HGB, alias tetap girik?
- Apakah IMB (PBG) tersedia dan sesuai dengan gedung sekarang?
- Apakah ada tunggbakal PBB, listrik, alias air dari pemilik sebelumnya?
- Jika ini rumah second, kenapa pemilik sebelumnya menjual rumah ini? (Jawaban mereka bisa memberi petunjuk tentang masalah tersembunyi).
D. Biaya-biaya Tambahan
Pastikan pengeluaran Anda tidak membengkak di luar nilai rumah:
- Berapa biaya iuran lingkungan (IPL) per bulan?
- Apakah nilai sudah termasuk biaya kembali nama, BPHTB, dan notaris?
- Apakah ada pembaharuan besar nan dilakukan dalam 2 tahun terakhir?
E. Aspek Masa Depan dan Investasi
Rumah bukan hanya tempat tinggal, tapi aset. Tanybakal ini untuk memandang potensi nilai properti Anda:
- Apakah ada rencana pemgedung besar di sekitar sini dalam waktu dekat? (Misal: mal, jalan tol, alias apartemen nan bisa bikin macet alias justru meningkatkan harga).
- Bagaimana prospek kenaikan nilai tanah di wilayah ini per tahunnya?
- Apakah rumah ini punya potensi untuk ditingkat (ditambah lantai)? (Cek kekuatan fondasi awal).
F. Detail Fungsionalitas Harian
Hal-hal mini nan jika tidakhadir bisa bikin hipertensi setiap hari:
- Bagaimana kekuatan sinyal HP dan pilihan provider internet di sini? (Sangat krusial jika Anda Work From Home).
- Di mana posisi pipa pembuangan AC? (Agar Anda tidak perlu membobok tembok lagi saat pasang AC).
- Ke arah mana rumah ini menghadap? (Menentukan panas mentari sore dan sirkulasi udara).
- Apakah jalan di depan rumah sering dilewati kendaraan umum alias jadi jalan pintas?
G. Hubungan Tetangga dan Sosial
Kamu tidak hanya membeli bangunan, tapi juga komunitas:
- Bagaimana karakter tetangga kanan-kiri? (Cari tahu apakah mereka tipikal nan suka berpesta bising alias sangat tertutup).
- Apakah ada patokan penduduk nan unik? (Misal: dilarang parkir di jalan depan rumah, alias patokan pembaharuan nan ketat).
- Seberapa aktif aktivitas penduduk di sini? (Arisan, kerja bakti, dsb).
H. Kondisi Struktur Spesifik
Tanybakal perihal nan sering luput dari mata telanjang:
- Material apa nan digunbakal untuk kusen pintu dan jendela? (Jika kayu, tanya apakah sudah diberi anti-rayap. Jika aluminium, lebih kondusif dari rayap).
- Apakah genting menggunbakal baja ringan alias kayu?
- Apakah ada agunan dari developer (untuk rumah baru) jika ada kerusbakal dalam 3-6 bulan pertama?”
- Di mana letak jalur pipa air bersih dan air kotor? (Minta skema instalasi air agar tidak asal bor tembok nanti).
Selain daftar pertanyaan teknis, ada beberapa aspek psikologis dan strategi lapangan nan bakal membikin Anda terlihat seperti pembeli ahli (sehingga pemasok alias pemilik tidak bakal berani menyembunyikan masalah).
Berikut adalah beberapa perihal krusial lainnya:
I. Strategi “Dua Kali Kunjungan”
Jangan pernah membeli rumah hanya dengan satu kali survei saja.
- Survei di Siang Hari: Untuk memandang perincian bentuk (retak, kelembapan, sinar matahari).
- Survei Malam/Sore: Untuk memandang suasana lingkungan saat penunggu sudah pulang kantor. Apakah parkir mobil tetangga menutup jalan? Apakah area tersebut sangat bising alias justru terlampau gelap dan sepi?
J. Gunbakal Seluruh Indra secara Maksimal
Jangan hanya terpsaya pada kata-kata pemasok properti.
- Indra Penciuman: Apakah ada aroma “apek” di dalam kamar? Itu tkamu ada kelembapan tersembunyi di kembali wallpaper alias di bawah lantai.
- Indra Pendengaran: Matikan AC dan TV saat survei. Dengarkan apakah bunyi tetangga alias kendaraan dari jalan raya terdengar jelas ke dalam bilik tidur.
- Indra Peraba: Iseng-iseng rabalah dinding. Jika terasa dingin alias lembap (padahal tidak hujan), itu berarti tkamu ada masalah rembesan air tanah.
K. Perhatikan “Micro-Infrastructure”
- Kemiringan Lantai: Bawa kelereng alias botol air. Letakkan di lantai untuk memandang apakah rumah miring alias lantai bilik mandi mempunyai kemiringan nan betul menuju lubang pembuangan.
- Pintu dan Jendela: Buka-tutup semua pintu dan jendela. Jika ada nan seret alias tidak pas, bisa jadi itu tkamu pergeseran fondasi alias kusen nan mulai memuai lantaran rayap.
L. Riset Tersembunyi
Agen properti dibayar untuk menjual kelebihan rumah. Untuk tahu apa saja kekurangannya, tanybakal ini ke Satpam alias pemilik warung di sekitar rumah:
- Pak/Bu, jika hujan gede di sini aman?
- Di sini sering meninggal lampu alias air nggak?
- Akses ke sini jika jam pulang instansi macet parah nggak?
M. Dokumentasi Mandiri
- Jangan hanya mengandalkan foto dari brosur.
- Ambil juga video walkthrough dari depan rumah sampai ke paling belakang.
- Foto area-area spesifik seperti genting bagian dalam (plafon), meteran listrik, dan perspektif bawah tempat cuci piring.
N. Cek “Social Space”
- Jika Anda punya anak, perhatikan apakah ada anak-anak lain di lingkungan tersebut nan sedang bermain?
- Jika lingkungannya “mati” dan hanya berisi psupaya tinggi tanpa interaksi, pastikan itu juga sesuai dengan style hidup nan Anda jalani.
Tips Pro: “The Rain Test”
Jika memungkinkan, datanglah saat hujan deras. Momen ini jadi waktu terbaik untuk memandang apakah ada tkepalang nan bocor, rembesan di dinding, alias genangan air di depan rumah nan tidak kunjung surut.
Saran Terakhir: Jika ini adalah rumah kedua/second, jangan ragu mintalah izin untuk memandang gambar skema instalasi listrik dan air. Jika pemilik memilikinya, itu tkamu rumah tersebut dirawat dengan baik dan terorganisir.
Daftar Cek Survei Rumah
Rangkuman seluruh daftar pertanyaan secara keseluruhannya sudah Mamikos rangkum juga sebagai berikut:
- Status Surat dan Legalitas (SHM/HGB, IMB/PBG sesuai bangunan, pajak PBB).
- Kondisi Fisik Utama (Atap, plafon dari rembesan, retak dinding, dan struktur fondasi).
- Sistem Air dan Sanitasi (Kualitas air, debit keran, kondisi septic tank, dan selokan).
- Instalasi Listrik (Kapasitas daya, titik stopkontak, dan keamanan kabel).
- Lingkungan dan Keamanan (Histori banjir, sistem gerbang, dan iuran warga/IPL).
- Sirkulasi dan Pencahayaan (Arah hadap rumah, ventilasi udara, dan sinar alami).
- Aksesibilitas (Lebar jalan depan, kemudahan transportasi, dan akomodasi umum terdekat).
- Konektivitas (Kekuatan sinyal seluler dan kesiapan jaringan internet fiber optik).
- Kondisi Material (Bahan kusen pintu/jendela dan rnomor atap).
- Riwayat dan Alasan Jual (Alasan pindah dan apakah ada tunggbakal tagihan sebelumnya).
Daftar Periksa Saat Berada di Lokasi:
- Cek Tekanan Air: Nyalbakal semua keran dan flush toilet secara bersamaan.
- Cek Stopkontak: Bawa pengisi daya (charger) HP untuk memastikan semua titik listrik berfungsi.
- Cek Suara: Diam sejenak di dalam bilik utama, apakah bunyi dari jalan raya terdengar sangat bising?
- Cek Bau: Apakah ada aroma comberan alias aroma sampah nan tertiup angin ke arah rumah?
Penutup
Memilih kediaman bukan sekadar tentang estetika gedung saja, melainkan tentang memastikan kenyamanan dan keamanan investasi untuk jnomor nan panjang. ✨🪴🏠
Dengan mengusulkan pertanyaan nan tepat dan melakukan observasi secara mendalam, mulai dari aspek legalitas hingga kondisi teknis nan tersembunyi, Anda sedang dalam upaya meminimalisir akibat kerugian dan biaya pembaharuan tak terduga di masa depan.
Selampau ingat bahwa rumah nan sempurna bukan hanya nan terlihat ckuno di mata, tetapi nan memberikan ketenangan pikiran saat akhirnya Anda memegang kunci dan mulai menetap di sana.
Daftar Pertanyaan Penting saat Survey Rumah: Panduan untuk Pembeli Rumah Pertama [Daring]. Tautan: kreasiprimaland.com/artikel/daftar-pertanyaan-penting-saat-survey-rumah/
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Mkepalang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·